BOJONEGORO – penadesa.id, Desa Mojoranu, Kecamatan Dander, kembali menghidupkan tradisi leluhur melalui prosesi Manganan atau Sedekah Bumi. Acara yang menjadi simbol rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan kesehatan ini digelar khidmat di Balai Desa Mojoranu pada Selasa malam (14/4/2026).
Pemilihan waktu pelaksanaan tradisi ini tidak sembarangan. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat yang dijaga turun-temurun, Desa Mojoranu selalu melaksanakan Sedekah Bumi pada hari Selasa Legi (Manis) malam Rabu Pahing.
Acara tahlil dan doa bersama ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan jajaran pejabat terkait, di antaranya Kepala Desa Mojoranu Lukman Khakim beserta seluruh perangkat desa, BPD, Linmas, Ketua RT/RW, serta para sesepuh desa, Babinkamtibmas dan Babinsa, perwakilan dari Kecamatan Dander.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Mojoranu, Lukman Khakim, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan bentuk ketaatan umat dalam mensyukuri nikmat Tuhan, baik berupa rezeki hasil bumi maupun kesehatan bagi seluruh warga.
”Agenda desa tepat pada hari Selasa Manis ini adalah mengadakan Sedekah Bumi untuk doa bersama. Ini adalah wujud syukur kita atas nikmat rezeki dan kesehatan yang diberikan kepada kita semua,” ujar Lukman.
Rangkaian acara tidak berhenti di Balai Desa. Lukman menjelaskan bahwa pada Rabu pagi (15/4/2026), kegiatan akan dilanjutkan dengan doa bersama di makam leluhur desa. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah babat tlatah (membuka wilayah) Desa Mojoranu.
”Leluhur kita telah berjuang hingga saat ini Desa Mojoranu menjadi lebih bagus dan tidak tertinggal dalam pembangunan dibanding wilayah lainnya,” tambahnya.
Sebagai puncak kemeriahan dan pelestarian budaya, Pemerintah Desa Mojoranu juga mengundang seluruh warga untuk hadir menyaksikan pagelaran Wayang Tengul yang akan dilaksanakan pada Rabu (15/4/2026) di depan Balai Desa.
Di akhir acara, Lukman Khakim menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi, baik secara materiil maupun imateriil.
”Kami sangat bersyukur dan berterima kasih. Ini adalah bukti nyata kerjasama dan semangat guyup rukun warga Desa Mojoranu. Berkat dukungan semua pihak, acara dapat terlaksana dengan baik dari awal hingga selesai,” pungkasnya di hadapan awak media. (Ed)








